twitter
    Find out what I'm doing, Follow Me :)

SEJARAH PRAKELAHIRAN HAMDAN



Barusan aku pulang. Bertemu dengan ibu Jumini di dekat rumahku. Dia menyapaku dan menanyakan kabarku. Aku pun hanya bisa tersenyum. Aku merasa belum menjadi manusia sepenuhnya. Kuliah belum selesai, kerja pun belum mapan.
Tapi dia malah cerita tentang anaknya, Windri yang dulu seumuran, berdekatan waktu lahirnya. Sekarang Windri sudah mau menikah. Hadew, ini lagi. Masalah nikah emang menarik tapi menyebalkan. Tak dinyana, bu Jumini melanjutkan cerita yang di luar dugaanku sama sekali. Asal muasal kelahiranku yang “tidak sengaja”.
Sebelumnya, aku punya kakak terdekat bernama Jumratul Khatimah. Kalau yang namanya khatimah berarti dia adalah penutup. Ealah, muncul aku satu lagi dengan jarak 6 tahun dan kondisi ibu bapakku yang lumayan tua. Kalau tidak salah ibuku sudah berumur lebih dari 35 tahun dan bapakku 50 tahun ketika aku hadir ke dunia. Mbak Argo dan Lek Isti marah besar ketika tahu ibukku mengandung seorang bayi imut ini. Makanya namaku Hamdan Nugroho yang artinya memuji atas anugerah Tuhan. Yah, kalau memang sudah rezekinya ya mau gimana lagi?!
Jadi begini, kata bu jumini, “Le, dulu tuh kenapa kamu seumuran dengan Windri karena sama-sama salah minum pil KB. Dulu kami (Bu Jumini dan Ibuku) ganti minum pil KB yang putih kecil. Padahal sebelumnya cokelat dan besar. Nah, aku tuh mengambil pil itu juga dari ibumu.”
Yah, padahal ibuku dulu kader KB yang baik dan benar. Ketika mbak Jumrotul Khatimah lahir, sudah didenda 5 ribu. Ketika aku lahir didenda 20 ribu. Ketika tahun 1990 nilai segitu masih sangat besar. Gaji bapakku aja konon cuman belasan ribu.
Hehe. Aku sadar aku ternyata adalah “produk tak sengaja” dari kedua ortuku karena “kecelakaan” pil KB. Tapi tak apalah yang penting ibuku tidak menggencet aku seketika setelah lahir. Ibu merawatku sejak kecil hingga dewasa seperti sekarang ini. Sebagai anak terakhir aku pun bahagia. Banyak kakak banyak bantuan. Begitulah kiranya.

  • Digg
  • Del.icio.us
  • StumbleUpon
  • Reddit
  • RSS

0 komentar:

Jumlah Pengunjung

Tampilan slide

Loading...