Aku sendiri ragu
apakah rumah itu tidak menyenangkan. Apapun kondisinya ternyata rumah begitu
mengasyikkan. Tidak ada sampai sekarang orang yang aku temui minggat dari rumah
gara-gara rumahnya begitu tidak seksi. Yang ada malah orang yang tidak mau
pergi dari rumah, tidak betah di luar rumah, dan orang rumahan. Selain itu, kadang rumah adalah tautan hati
yang paling menenteramkan ketika gulana sedang menggelora memompa panas amarah
yang membara.
Hem, tapi aku
kadang aku dibilang bukan orang rumahan. Sehari saja tidak bisa kalau tidak
mengenakan sepatu, menghidupkan motor, dan menantang matahari untuk
alasan-alasan yang kandang tidak penting sekalipun. Aku selalu pergi. Bahkan kadang
pulang pagi padahal berankatnya sejak pagi. Di rumah langsung tidur, bangun,
BAB, lalu berangkat lagi. Tak ubahnya rumah tempat transit untuk berhajat tanpa
menikmati atau memandangi atas yang pada bocor. Toh kalau ada yang kotor,
paling disapu bentar untuk kemudian berlalu begitu saja.
Anehnya rumah
adalah mimpi yang masuk jajaran tinggi dalam daftar mimpi-mimpiku. Mungkin orang-orang
juga sama. Bahkan mimpi rumah adalah mimpi nomer satu. Memang sih rumah adalah
kebutuhan pokok, tapi kenapa aku merasa begitu susah mencarinya sedangkan
betapa singkatnya aku menikmatinya. Mau mewah, kayak gubug, kayak gudang, mirip
kandang ternak, atau kayak istana nabi Sulaiman yang lantainya dari kaca dan
ada ikan-ikan yang berenang di bawahya, aku koq berpikiran buruk ya?! Apa untungnya
rumah bagus-bagus sedangkan di rumah saja jarang atau paling ya cuma bentar?! Apa sekedar dibilang wah? Atau ini sindrom
orang bukan rumahan?
Ah, paling ya misal
aku gak pulang (tentunya ke rumah) kuat-kuatnya tiga hari. Setelah itu sudah
kagak nahan kangen rumah. Mau segera pulang biar bisa nyuci baju sendiri tiap
pagi, atau tidur nyenyak malem hari, teriap sampe puas kalau pas mandi, dll
lah. Teriakan cempreng simbok atau mbak yang selalu protes untuuk setiap hal. Hehe.
Anehnya perempuan di rumah tu gitu, semua serba salah kecuali ibu. Kalau misal
ibu salah, pokokknya yang salah adalah selain ibu. Titik. Tapi itu begitu
mengesankan dan cukup untuk dijadikan alasan: ayo segera pulang!
0 komentar:
Poskan Komentar