twitter
    Find out what I'm doing, Follow Me :)

Rumah



Aku sendiri ragu apakah rumah itu tidak menyenangkan. Apapun kondisinya ternyata rumah begitu mengasyikkan. Tidak ada sampai sekarang orang yang aku temui minggat dari rumah gara-gara rumahnya begitu tidak seksi. Yang ada malah orang yang tidak mau pergi dari rumah, tidak betah di luar rumah, dan orang rumahan.  Selain itu, kadang rumah adalah tautan hati yang paling menenteramkan ketika gulana sedang menggelora memompa panas amarah yang membara.
Hem, tapi aku kadang aku dibilang bukan orang rumahan. Sehari saja tidak bisa kalau tidak mengenakan sepatu, menghidupkan motor, dan menantang matahari untuk alasan-alasan yang kandang tidak penting sekalipun. Aku selalu pergi. Bahkan kadang pulang pagi padahal berankatnya sejak pagi. Di rumah langsung tidur, bangun, BAB, lalu berangkat lagi. Tak ubahnya rumah tempat transit untuk berhajat tanpa menikmati atau memandangi atas yang pada bocor. Toh kalau ada yang kotor, paling disapu bentar untuk kemudian berlalu begitu saja.
Anehnya rumah adalah mimpi yang masuk jajaran tinggi dalam daftar mimpi-mimpiku. Mungkin orang-orang juga sama. Bahkan mimpi rumah adalah mimpi nomer satu. Memang sih rumah adalah kebutuhan pokok, tapi kenapa aku merasa begitu susah mencarinya sedangkan betapa singkatnya aku menikmatinya. Mau mewah, kayak gubug, kayak gudang, mirip kandang ternak, atau kayak istana nabi Sulaiman yang lantainya dari kaca dan ada ikan-ikan yang berenang di bawahya, aku koq berpikiran buruk ya?! Apa untungnya rumah bagus-bagus sedangkan di rumah saja jarang atau paling ya cuma bentar?!  Apa sekedar dibilang wah? Atau ini sindrom orang bukan rumahan?
Ah, paling ya misal aku gak pulang (tentunya ke rumah) kuat-kuatnya tiga hari. Setelah itu sudah kagak nahan kangen rumah. Mau segera pulang biar bisa nyuci baju sendiri tiap pagi, atau tidur nyenyak malem hari, teriap sampe puas kalau pas mandi, dll lah. Teriakan cempreng simbok atau mbak yang selalu protes untuuk setiap hal. Hehe. Anehnya perempuan di rumah tu gitu, semua serba salah kecuali ibu. Kalau misal ibu salah, pokokknya yang salah adalah selain ibu. Titik. Tapi itu begitu mengesankan dan cukup untuk dijadikan alasan: ayo segera pulang!

  • Digg
  • Del.icio.us
  • StumbleUpon
  • Reddit
  • RSS

0 komentar:

Jumlah Pengunjung

Tampilan slide

Loading...