twitter
    Find out what I'm doing, Follow Me :)

Pekerjaan


Pekerjaan adalah dilema. Ini sebuah idealitas atau sekedar hasrat untuk mendapatkan penghasilan. Mungkin juga bisa berarti sekedar rutinitas yang tak bisa dihindari dan memang tidak tersedia pilihan lainnya. Maka, wajar saja pekerjaan hanya menjadi formalitas, yang penting asal jalan, tak peduli bagaimana proses yang dijalani. Hal ini terjadi karena dibenarkan oleh alasan bahwa inilah kenyataan dunia. Siapa bekerja, itulah yang mendapat uang, itulah yang bisa makan, bisa berteduh, dan bisa membuat senyum istri di rumah.

Pekerjaan adalah hobi. Pekerjaan adalah adalah surga yang dicicil Allah ke dunia untuk dinikmati sesuka hati. Pekerjaan adalah keinginan, bukan kebutuhan, apalagi keterpaksaan. Pekerjaan itu menyenangkan sekaligus mengenyangkan. Pekerjaan adalah taman terpanjang menuju gerbang kemandirian dan kesuksesan. Pekerjaan adalah onani pemikiran yang menghasilkan orgasme kehidupan. Pekerjaan adalah gadis terseksi yang aduhai.
Tapi gambaran pekerjaan seperti itu ternyata tidak ada di kenyataan. Jauh sekali jurang pemisah antara kenyataan dengan gambaran seharusnya. Pekerjaan adalah keterpaksaan. Pekerjaan adalah musibah terkejam yang pernah Tuhan ciptakan. Pekerjaan adalah makhluk paling membosankan, menjijikkan, dan mengerikan. Pekerjaan adalah kenyataan hidup yang layak diratapi. Pekerjaan adalah rutinitas hambar yang sebaiknya dimasukkan saja ke tong sampah.
Haha. Sudahlah.
Toh, ternyata pekerjaan tetap saja banyak yang mencari. Orang bisa stress jika bekerja. Tapi bisa gila kalau tidak bekerja. Antri di sana-sini. Kerja serabutan. Menari ketika terik mentari jalang di tengah perempatan. Bangun pagi, tidur pun sudah pagi. Anak istri ditinggalkan. Punggung serasa dibanting dan dirajam. Tapi ternyata pekerjaan dan gajian tak kunjung datang.
Yang terakhir, apapun kondisi kita, bersyukur. Itu aja. Nanti nikmat untuk kita akan ditambah berkali-kali lipat dari jalan yang tak terduga-duga. Hanya orang boros dan gila yang selalu merasa kekurangan. Hanya orang yang menjemput kegagalan selalu merasa gagal.

  • Digg
  • Del.icio.us
  • StumbleUpon
  • Reddit
  • RSS

0 komentar:

Jumlah Pengunjung

Tampilan slide

Loading...