Situs jejaring pertemanan Facebook kian meluas, tak terkecuali di kalangan pelajar. Entah sekedar mencoba-coba, hiburan, kebutuhan, bahkan sampai urusan bisnis keuangan sekalipun tetap asyik dan efektif menggunakan facebook sebagai wahana sosialisasi. Bahkan ada beberapa ulama Jawa Timur mengharamkan keberadaan facebook. Untuk itu, Bidang Pengkajian Ilmu Pengetahuan PD IPM Kota Yogyakarta mengajak untuk memanfaat facebook dengan semestinya dan semaksimal mungkin. Hal ini mencuat dalam acara Diskusi Ilmiah Bulanan yang diadakan di SMP Muhammadiyah 3 Yogyakarta unit II.
Kesempatan baik untuk membicarakan kemajuan teknologi informasi ini diadakan pada senin, 22 Juni 2009 selama satu setengah jam sejak dimulai pukul 16.00 WIB. Diskusi kali ini mengambil tema “Fenomena Facebook di Kalangan Pelajar” dengan fasilitator diskusi Lia Amalia Amrina (The Meaning of facebook), Ahmad Jayadi (Peranan perkembangan Multimedia dalam penggunaan facebook), Muhammad Yogi Agusta (Facebook sebagai situs jejaring sosial), dan Sofia Rahmawati Tuasikal (Pengaruh Psikologi pengguna facebook). Seluruh fasilitator tersebut merupakan aktivis PIP PD IPM Kota Yogyakarta.
“Seberapa besar dan baiknya peranan facebook tergantung dari pengguna facebook itu sendiri. Facebook menjadi sangat bermanfaat jika penggunaannya pun sesuai dengan semestinya. Namun, facebook akan sangat berbahaya jika sampai taraf additive (kecanduan) dan menjorok terhadap hal-hal yang bersifat kejahatan.” ujar Sofia dalam pemaparannya yang banyak diiyakan oleh hadirin yang mencapai 30 peserta.
0 komentar:
Poskan Komentar